Deprecated: Non-static method T3Common::detect() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/kbrikual/public_html/idn/plugins/system/jat3/jat3.php on line 205

Deprecated: Non-static method T3Path::path() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/kbrikual/public_html/idn/plugins/system/jat3/jat3/core/common.php on line 69

Deprecated: Non-static method T3Common::detect() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/kbrikual/public_html/idn/plugins/system/jat3/jat3.php on line 85

Deprecated: Non-static method T3Path::path() should not be called statically, assuming $this from incompatible context in /home/kbrikual/public_html/idn/plugins/system/jat3/jat3/core/common.php on line 69
Diaspora Indonesia; Konektivitas Menjadi Jiwa Nasionalisme
Indonesia Diaspora Network Chapter Malaysia

Patron of IDN Malaysia

H.E Herman Prayitno, Duta Besar LBBP untuk Malaysia sebagai Pelindung Indonesia Diaspora Network Chapter Malaysia

 

Founder of IDN

H.E Dino Patti DJalal, Duta Besar Indonesia untuk Washington D.C adalah Pendiri dan Penggagas Indonesia Diaspora Network

 

Chairman of IDN Malaysia

Chairul Anhar, President & CEO PT Menara Buana Perkasa, sebagai Executive Chairman Indonesia Diaspora Network, Chapter Malaysia

 

Diaspora Indonesia; Konektivitas Menjadi Jiwa Nasionalisme


Diaspora berarti penyebaran. Dalam konteks pergerakan manusia, diaspora merujuk pada penduduk yang menetap di negara lain karena berbagai faktor, misalnya perang atau mencari penghidupan yang lebih baik. Dalam perkembangan globalisasi, diaspora sudah menjadi suatu bentuk kekuatan ekonomi baru bagi sebuah bangsa. Jika dahulu mereka ini disebut dengan perantau, maka kini istilah itu sebaiknya diganti dengan diaspora. Hal ini disampaikan oleh penggagas Diaspora Indonesia, Dino Patti Djalal, yang juga Duta Besar RI untuk Amerika Serikat dalam acara Sosialisasi Diaspora Indonesia di KBRI Kuala Lumpur, 1 Maret 2013.

 

Diaspora Indonesia adalah warga negara Indonesia yang tinggal di luar negeri. Lebih lanjut, Dino memaparkan empat kelompok jenis diaspora Indonesia. Jenis pertama adalah WNI yang tinggal di luar negeri. Mereka yang masuk dalam kelompok ini masih memegang paspor Indonesia secara sah. Dari 167 kedutaan besar dan perwakilan RI yang ada di luar negeri, saat ini diperkirakan ada sekitar 4,7 juta WNI di luar wilayah Indonesia. Kelompok kedua adalah warga Indonesia yang telah menjadi warga negara asing karena proses naturalisasi dan tidak lagi memiliki paspor Indonesia.

Kelompok ketiga adalah warga negara asing yang memiliki orang tua atau leluhur yang berasal dari Indonesia. Kelompok yang keempat sama sekali berbeda. Kelompok ini adalah warga negara asing yang tidak memiliki pertalian leluhur dengan Indonesia sama sekali namun memiliki kecintaan yang luar biasa terhadap Indonesia. Mantan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Paul Wolfowitz, yang fasih berbahasa Indonesia disebut Dino sebagai salah satu contoh kelompok yang keempat. Jika keempat kelompok ini digabungkan, menurut Dino jumlahnya bisa mencapai angka delapan juta atau bahkan lebih.

 

Dipilihnya KBRI Kuala Lumpur untuk acara Sosialisasi Diaspora Indonesia ini sendiri bukannya tanpa alasan. Dalam sambutannya, Duta Besar RI untuk Malaysia, Herman Prayitno mengungkapkan, jumlah WNI yang berada di luar negeri itu terbanyak berada di Malaysia. Jumlahnya tercatat ada 1,1 juta, dari tenaga kerja di sektor housekeeping, kontraktor, jasa, hingga tenaga kerja profesional dan akademisi. Jumlah tercatat ini belum termasuk tenaga kerja ilegal yang diduga ada sekitar 1 hingga 1,5 juta orang.

Diaspora Indonesia di Malaysia tidak hanya WNI, tetapi juga mereka yang masuk kelompok ketiga atau warga negara Malaysia yang masih memiliki orangtua atau leluhur yang berasal dari Indonesia. Kelompok ini pun banyak dijumpai di negeri jiran ini. Dubes Herman Prayitno menyebut, perdana menteri Malaysia yang kedua, yaitu Tun Abdul Razak, dan puteranya yang kini juga memegang tampuk jabatan Perdana Menteri, Najib Abdul Razak, juga memiliki leluhur yang berasal dari Indonesia.

Acara Sosialisasi Diaspora Indonesia di KBRI Kuala Lumpur ini dihadiri tak kurang oleh 100 tamu undangan dari berbagai kelompok. Sejumlah pengusaha anggota Indonesia Trade Association, akademisi asal Indonesia yang mengajar di perguruan tinggi Malaysia, profesional asal Indonesia, dan beberapa orang  undangan warga negara Malaysia yang masih memiliki darah leluhur asal Indonesia juga turut hadir. “Salah satu ciri Diaspora Indonesia saat ini masih belum sepenuhnya terkoneksi satu sama lain, masih terpecah-pecah, belum terorganisir, dan belum menjadi suatu kekuatan sosial budaya,” ujar Dino.

Bagaimanapun, suatu hasil positif telah dicapai dari Kongres Diaspora Indonesia di Los Angeles tahun lalu. Setidaknya, di Amerika Serikat sudah mulai tampak hasilnya. Diaspora Indonesia di negeri Paman Sam kini sudah mulai terkoneksi dan spontan bergerak ketika ada masalah yang menimpa sesama diaspora Indonesia seperti bencana alam atau kasus-kasus lainnya. Dino menutup paparannya dengan menegaskan agar tidak menyalahartikan diaspora Indonesia sekedar loyalitas kepada negara. Sebaliknya, Dino menegaskan bahwa dalam konteks diaspora Indonesia, hendaknya loyalitas tiap individu pada negaranya masing-masing tetap dihormati.

Tidak semua orang yang terlibat dalam diaspora Indonesia adalah WNI. Maka, pihak Indonesia tidak mungkin meminta diaspora Indonesia untuk loyal kepada negara Indonesia,  juga tidak pula berarti harus pulang ke Indonesia. Menurut Dino, yang dinobatkan sebagai Marketer Of The Year 2012 ini, yang terpenting dalam diaspora Indonesia adalah konektivitas.

Reporter: B.E. Satrio (Kuala Lumpur)

2nd Congress of Indonesian Diaspora

18.08.2013

Jakarta Convention Center

Countdown
expired


Since

Program Balik Kampung

Kami mengundang WNI di Malaysia untuk mengikuti Program Balik Kampung Diaspora Indonesia di Jakarta Convention Center pada tanggal 18-20 Agustus 2013.

 

IDN MALAYSIA

Program IDN Chapter Malaysia akan berfokus di Sosial & Budaya, Bisnis & Perdagangan, isu TKI serta  Media yang melibatkan  Indonesia-Malaysia

 

CONTACT US

Untuk informasi lebih lanjut tentang program Balik Kampung bersama Indonesia Diaspora Network silahkan email ke This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

Joomla templates www.joomlashine.com